Sabtu, 15 Desember 2007

Kampus Elok Dari Ranah Minang

Urang Awak boleh bangga memiliki kampus ini, Universitas Andalas (UNAND) yang merupakan satu dari dua kampus negeri yang ada di Padang, Sumatera Barat seolah menjadi ikon pendidikan di kota ini

Kampus UNAND diresmikan oleh Wapres Moh.Hatta pada September 1956 di Bukitting sebelum akhirnya dipindah ke Padang sebagai ibu kota Propinsi Sumatera Barat

Kampus ini terletak di Bukit Karimuntiang Limau Manis sekitar 12 km dari pusat kota Padang untuk mencapai kampus ini , para mahasiswanya menggunakan moda transportasi bus yang disediakan gratis oleh pihak kampus.

Konon kampus ini disebut-sebut sebagai kampus termegah di Asia Tenggara, dengan bangunan gedung yang berdiri kokoh dilapisi batu alam dengan arsitektur perpaduan tradisional Minangkabau dengan arsitektur modern berdiri megah di kaki bukit Karimuntiang. Dari pelataran gedung rektoratnya kita bisa melihat hamparan pemandangan Kota Padang yang dikelilingi Bukit Barisan dan Pantai Padang yang terkenal indah itu.

Saya pun setiap liburan ke Padang selalu mengunjungi kampus ini sekedar jalan-jalan menikmati panorama kota sambil menikmati udara nan sejuk yang bertiup dari rerimbunan pohon-pohon cemara yang menambah keelokan kampus ini
Prestasi UNAND
Sebagai kampus negeri tertua di luar Pulau Jawa, sejak awal berdiri sampai sekarang kampus ini telah menorehkan prestasi di berbagai bidang di antaranya :

- Peringkat 11 PTN Se-Indonesia (Hasil Akreditasi BAN PT)
- Juara Umum II MTQ-MN 2007
- 6 Besar PIMNAS 2007
- Mahasiswanya juara I lomba Presenter SCTV Go To Campus 2003
- Puskomnas : Pusat Komunikasi Nasional FSLDKN ( Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional ) 2004/2005
- MAPALA nya utusan Indonesia pada Marlboro Adventure Expedition , Colorado - USA 2004
dll

Dengan sederet prestasi dan kemajuan yang telah dicapai kampus ini tak heran menjadikannya salah satu kampus favorit di Sumatera sehingga di minati ribuan pelajat SMU yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, semoga UNAND mampu menjadi lokomotif kemajuan pendidikan di ranah minang dan Indonesia sesuai dengan mottonya : UNTUK KEDJAYAAN BANGSA


Minggu, 09 Desember 2007

23 Desember "kiamat"ranah minang







Kota Padang ku Tercinta , ada apa kini dengan mu ? setelah rarak torai di hantam gempa beberapa waktu lalu kembali nyaris tiap minggu terdengar isyu-isyu gempa yang membikin nestapa warga Padang
Tiba-tiba saja angka 23 menjadi momok dalam kehidupan warga Kota Padang semenjak beberapa hari terakhir. 23 bukanlah sembarang 23, tetapi tanggal 23 Desember 2007. Seorang pendengar radio swasta di Padang sangat ketakutan ketika berinteraktif pada suatu acara, kemarin malam. Ia malah telah menyiapkan diri untuk pulang kampung sekeluarga menjelang tanggal itu.
Lalu, ada apa dengan tanggal 23 Desember 2007? Ternyata, sejak beberapa waktu belakangan telah beredar isu, Sumatra akan diguncang gempa besar pada 23 Desember 2007 nanti. Insting traumatik warga terpicu seketika. Pengalaman gempa sejak 2004, cukup untuk membangunkan insting itu. Sangat manusiawi sekali. Isu itu bermula dari mimpi seorang pakar gempa di Brazil . Mimpi itu kemudian ia tuangkan dalam surat dan dikirimkan ke Kedubas Indonesia . Akibat isu-isu demikian, di pasar, di tempat-tempat perbelanjaan, di kampus dan di kantor-kantor pemerintahan, sering di ributkan tanggal 23. Seolah-olah isu itu memang bakal terjadi, dan mereka ketakutan luar biasa.Ya Rabbi …. apa yang bisa saya perbuat untuk kampung halaman denai,semoga ALLAH SWT melindungi hamba-hambanya ..amien